Belum lepas semua penat
Setelah seharian menabung mimpi
Masih lekat teringat
Tak t’rasa ku merindukanmu lagi
Aku tahu… bahwa kumencintaimu
Aku tahu… bahwa kumenyayangimu
Namun baru ku tahu, sungguh
Betapa besar artimu bagiku
Masih ku ingat kata yang kau ucap
Pertemuan itu b’lum berganti hari
Masih t’rasa sentuhan hangat
Tapi ku sudah merindukanmu lagi
Produsen otomotif terus berupaya untuk menciptakan sosok mobil masa depan yang tidak lagi berjalan di darat, melainkan di udara. Mobil terbang dinilai akan menjadi kebutuhan sekaligus solusi utama masyarakat di kota-kota besar, yang kerap kali terjebak dengan kemacetan.
Atas dasar itulah, seorang insinyur di Inggris, Thomas Senkel dan kedua temannya, menciptakan mobil terbang berbentuk helikopter. Seperti dilansir Daily Mail, Selasa 8 November 2011, kendaraan yang berbasis helikopter ini diberinama E-Volo 16-rotor, dan mampu melayang di udara tanpa input dari pilot.
Kendaraan jenis baru ini cukup dikendalikan dari joystick. Tentunya ini menjadi titik awal revolusi kendaraan masa depan. Dalam pengujian yang dilakukan pekan ini, E-Volo berhasil melayang selama 2 menit 30 detik. Senkel menjelaskan E-Volo saat ini hanya mampu terbang selama sekitar 20 menit, karena adanya keterbatasan dari tenaga baterai lithium-ion, yang digunakannya.
"Kendaraan ini memiliki struktur yang sangat bagus dan mampu menggantikan kendaraan lain, bahkan helikopter di banyak situasi," katanya E-Volo dapat digunakan untuk memeriksa garis pipa, ambulan udara atau mengambil foto dari udara atau hanya untuk bersenang-senang. Dalam keadaan darurat, E-Volo juga dilengkapi parasut dan GPS. Belum ada niatan dari ketiganya untuk memproduksi E-Volo ke pasaran. Lihat videonya di bawah ini :
Perkembangan teknologi berlangsung secaraevolutif.[4]Sejak zaman Romawi Kuno pemikiran dan hasilkebudayaantelah nampakberorientasimenuju bidang teknologi.[4]
Secara etimologis, akar kata teknologi adalah "techne" yang berarti serangkaian prinsip atau metoderasionalyang berkaitan dengan pembuatan suatu objek, atau kecakapan tertentu, atau pengetahuan tentang prinsip-prinsip atau metode dan seni.[4]Istilah teknologi sendiri untuk pertama kali dipakai oleh Philips pada tahun 1706 dalam sebuah buku berjudulTeknologi: Diskripsi Tentang Seni-Seni, KhususnyaMesin(Technology: A Description Of The Arts, Especially The Mechanical).[4]
Dalam bentuk yang paling sederhana, kemajuan teknologi dihasilkan dari pengembangan cara-cara lama atau penemuanmetode barudalam menyelesaikan tugas-tugastradisionalsepertibercocok tanam, membuat baju, atau membangun rumah.[5]
Kemajuan teknologi yang bersifatnetral(bahasa Inggris:neutral technological progress) Terjadi bila tingkat pengeluaran(output)lebih tinggi dicapai dengankuantitasdankombinasifaktor-faktor pemasukan(input)yang sama.
Kemajuan teknologi yanghemattenaga kerja (bahasa Inggris:labor-saving technological progress) Kemajuan teknologi yang terjadi sejak akhir abad kesembilan belas banyak ditandai oleh meningkatnya secara cepat teknologi yang hemat tenaga kerja dalam memproduksi sesuatu mulai dari kacang-kacangan sampai sepeda hingga jembatan.
Kemajuan teknologi yang hemat modal (bahasa Inggris:capital-saving technological progress) Fenomena yang relatif langka. Hal ini terutama disebabkan karena hampir semua riset teknologi dan ilmu pengetahuan di dunia dilakukan di negara-negara maju, yang lebih ditujukan untuk menghemat tenaga kerja, bukan modalnya.
Di lain pihak suatu kebijaksanaan 'pintu yang lama sekali terbuka' terhadap arus teknologi asing, terutama dalam bentuk penanamanmodal asing(PMA), justru menghambat kemandirian yang lebih besar dalam proses pengembangan kemampuan teknologi negara berkembang karena ketergantungan yang terlampau besar pada pihakinvestor asing, karena merekalah yang melakukan segala upaya teknologi yang sulit dan rumit.[6]
Perkembangan teknologi berlangsung secaraevolutif.[4]Sejak zaman Romawi Kuno pemikiran dan hasilkebudayaantelah nampakberorientasimenuju bidang teknologi.[4]
Secara etimologis, akar kata teknologi adalah "techne" yang berarti serangkaian prinsip atau metoderasionalyang berkaitan dengan pembuatan suatu objek, atau kecakapan tertentu, atau pengetahuan tentang prinsip-prinsip atau metode dan seni.[4]Istilah teknologi sendiri untuk pertama kali dipakai oleh Philips pada tahun 1706 dalam sebuah buku berjudulTeknologi: Diskripsi Tentang Seni-Seni, KhususnyaMesin(Technology: A Description Of The Arts, Especially The Mechanical).[4]
Dalam bentuk yang paling sederhana, kemajuan teknologi dihasilkan dari pengembangan cara-cara lama atau penemuanmetode barudalam menyelesaikan tugas-tugastradisionalsepertibercocok tanam, membuat baju, atau membangun rumah.[5]
Kemajuan teknologi yang bersifatnetral(bahasa Inggris:neutral technological progress) Terjadi bila tingkat pengeluaran(output)lebih tinggi dicapai dengankuantitasdankombinasifaktor-faktor pemasukan(input)yang sama.
Kemajuan teknologi yanghemattenaga kerja (bahasa Inggris:labor-saving technological progress) Kemajuan teknologi yang terjadi sejak akhir abad kesembilan belas banyak ditandai oleh meningkatnya secara cepat teknologi yang hemat tenaga kerja dalam memproduksi sesuatu mulai dari kacang-kacangan sampai sepeda hingga jembatan.
Kemajuan teknologi yang hemat modal (bahasa Inggris:capital-saving technological progress) Fenomena yang relatif langka. Hal ini terutama disebabkan karena hampir semua riset teknologi dan ilmu pengetahuan di dunia dilakukan di negara-negara maju, yang lebih ditujukan untuk menghemat tenaga kerja, bukan modalnya.
Di lain pihak suatu kebijaksanaan 'pintu yang lama sekali terbuka' terhadap arus teknologi asing, terutama dalam bentuk penanamanmodal asing(PMA), justru menghambat kemandirian yang lebih besar dalam proses pengembangan kemampuan teknologi negara berkembang karena ketergantungan yang terlampau besar pada pihakinvestor asing, karena merekalah yang melakukan segala upaya teknologi yang sulit dan rumit.[6]